This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Cart 0

Congratulations! Your order qualifies for free shipping You are Rp 200 away from free shipping.
No more products available for purchase

Products
Pair with
Is this a gift?
Subtotal Free
Shipping, taxes, and discount codes are calculated at checkout

Reydo Respati

Reydo Respati

Reydo Respati: Menjaga Irama Berkesenian di Tengah Kesibukan

Di tengah kesibukannya sebagai pengajar di dua kampus ternama, Universitas Trisakti dan Binus University, Reydo Respati tetap menjaga konsistensi dalam berkarya seni. Satu hingga dua bulan terakhir, selain menjalankan tugasnya sebagai dosen Desain Komunikasi Visual, Reydo juga aktif mengikuti kegiatan pameran seni. Pada bulan Juli lalu, ia bersama beberapa rekannya sempat berpameran di Yogyakarta.

Dokumentasi Pribadi Studio Lukis Reydo Respati

Meski aktivitas akademik menyita banyak waktu, Reydo tetap menyisihkan momen khusus untuk berkarya. “Setelah kegiatan kampus selesai, biasanya sekitar jam lima sore, saya pulang, lalu malamnya ke studio,” ujarnya. Waktu antara pukul delapan hingga sepuluh malam, bahkan bisa lebih, ia manfaatkan untuk proses kreatif. Di studio, kegiatannya tak selalu melukis, kadang hanya membuat sketsa, menulis ide, atau sekadar membaca dan menonton sebagai bagian dari eksplorasi gagasan.

Reydo dikenal sebagai seniman yang sering mengangkat tema-tema seputar Alkitab dan sejarah (masa lampau). Tema tersebut bukan hanya menjadi sumber inspirasi visual, tetapi juga menjadi ruang refleksi yang ia tawarkan kepada para penikmat karyanya. Lukisan-lukisannya seringkali menyimpan simbolisme yang dalam, mengajak penonton untuk masuk ke dalam dialog dengan lapisan-lapisan makna yang terkandung di dalamnya.

Dokumentasi Pribadi Reydo Respati di Studio

Keseimbangan antara dunia akademik dan dunia seni menjadi bagian penting dari perjalanan kreatif Reydo. Ia menunjukkan bahwa menjadi seniman bukanlah soal menunggu waktu luang, melainkan tentang bagaimana membangun disiplin, menjaga semangat eksplorasi, dan terus membuka diri terhadap proses penciptaan.

 

Narasumber: Reydo Respati
Penulis: Noverdy R