Satyam Vada, Dharmam Chara
- Description
TENTANG KARYA :
Judul Karya : Satyam Vada, Dharmam Chara (2024)
Ukuran Karya : 109 x 79 cm
Material : Mix Media On Paper
Deskripsi:
‘Satyam Vada, Dharmam Chara’ dalam ajaran Veda berarti ‘Berkatalah yang benar, lakukanlah kebajikan’. Berbagai objek dan teks yang saling terjalin diinterpretasikan oleh seniman melalui ekspresi ‘primitif’ yang terinspirasi dari budaya visual peradaban awal, dengan merujuk pada khazanah biblika, ajaran Hindu, hingga mitologi Yunani. Pedang melambangkan kekuatan dan keberanian dalam menegakkan kebenaran. Lembu merupakan simbol ‘ibu pemberi kehidupan’ dalam Hindu, sementara kuda adalah hewan yang berperan penting dalam penyebaran budaya di masa lampau. Perpaduan simbol-simbol ini membentuk gambaran kompleks tentang identitas kita yang saling mempengaruhi dan dipengaruhi, sehingga toleransi selayaknya menjadi cara pandang dan perilaku kita sehari-hari. Keberanian untuk berpikir dan melakukan hal yang benar adalah pilihan logis yang patut diperjuangkan.
Dalam Neo-Ekspresionisme, karya “Satyam Vada, Dharmam Chara” mengangkat ajaran Veda: ‘Berkatalah yang benar, lakukanlah kebajikan’. Simbol-simbol seperti pedang, lembu, dan kuda dieksplorasi melalui ekspresi visual primitif, merujuk pada tradisi biblika, ajaran Hindu, dan mitologi Yunani. Karya ini masuk dalam kategori Gallery Jakarta dan Asian Gallery, serta relevan untuk koleksi Seni Terjangkau Asia, menekankan pentingnya keberanian, toleransi, dan tindakan yang benar dalam kehidupan sehari-hari.
Description:
‘Satyam Vada, Dharmam Chara’ in Vedic teachings means ‘Speak the truth, do what is right’. Various interwoven objects and texts are interpreted by the artist through 'primitive' expressions inspired by the visual culture of early civilizations, referencing biblical treasures, Hindu teachings, and Greek mythology. The sword symbolizes strength and courage in upholding truth. The ox represents the 'mother who gives life' in Hinduism, while the horse played an important role in the spread of culture in the past. This combination forms a complex image of our identities, shaped by mutual influence, reminding us that tolerance should be our everyday perspective and behavior. The courage to think and do what is right is a logical choice that must be pursued.
Executed in Neo-Expressionism Art, “Satyam Vada, Dharmam Chara” conveys the Vedic teaching: ‘Speak the truth, do what is right’. Symbols such as the sword, ox, and horse are explored through primitive visual expression, referencing biblical traditions, Hindu teachings, and Greek mythology. This artwork is part of Art Gallery Jakarta and Asian Gallery, also fitting within the Affordable art Asia category, emphasizing courage, tolerance, and the pursuit of righteous actions in everyday life.
TENTANG SENIMAN :
Reydo Respati (1989) adalah seorang dosen dan visual artist yang berdomisil di Jakarta. Memperoleh gelar magister desain dari Institut Teknologi Bandung. Karya-karyanya merupakan eksplorasi elemen dasar rupa dan cara ungkap bahasa visual merespon isu keseharian dengan pendekatan ekspresif. Sejak 2015 telah berpartisipasi di berbagai pameran baik sebagai kolektif maupun individu. Melalui karya visual Reydo menemukan ruang dan waktu untuk berkontemplasi memahami diri dan sekitarnya. Bagi Reydo seni menjadi medium untuk mengembangkan potensi diri, mengasah kepekaan, dan mempererat interaksi sosial.
Satyam Vada, Dharmam Chara
- Related products
- Recently viewed