This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Cart 0

Congratulations! Your order qualifies for free shipping You are Rp 200 away from free shipping.
No more products available for purchase

Products
Pair with
Is this a gift?
Subtotal Free
Shipping, taxes, and discount codes are calculated at checkout

KAMI BELAJAR UTUH DENGAN CARA BERPISAH


SKU: ART-MSG-07056011561
Rp 7.500.000

TENTANG KARYA:

Judul Karya: Kami Belajar Utuh Dengan Cara Berpisah
Ukuran: 100 x100 cm
Media: Mix Media on Canvas
Seniman: Gani Gaber (Grup MSG Collective)

Deskripsi:
Karya ini menampilkan potongan-potongan figur, ruang, dan simbol yang terpisah namun berada dalam satu bidang, membentuk “peta emosi” tentang kehidupan yang utuh melalui keterpisahan. Wajah-wajah yang terisolasi, rumah tanpa penghuni, tangan yang terulur, dan bentuk-bentuk berulang menggambarkan bahwa keutuhan tidak datang dari menyatu sepenuhnya, melainkan dari memahami setiap serpihan diri, relasi, dan ingatan. Setiap elemen berdiri sendiri namun saling membutuhkan untuk membentuk keseluruhan cerita, mengajak kita berdamai dengan keterputusan dan menerima bahwa menjadi utuh berarti mampu hidup bersama serpihan yang pernah ditinggalkan atau ditinggalkan orang lain.

Description:
This artwork presents fragments of figures, spaces, and symbols that are separate yet exist within a single plane, forming an “emotional map” of a complete life through separation. Isolated faces, uninhabited houses, outstretched hands, and recurring forms suggest that wholeness does not come from total unity, but from understanding each fragment of oneself, relationships, and memories. Each element stands alone yet depends on the others to create a cohesive narrative, inviting us to come to terms with disconnection and to accept that being whole means learning to live with the fragments we have left behind or that others have left behind.

 

TENTANG SENIMAN:

MSG Collective (Jakarta)
Dibentuk pada tahun 2022, MSG Collective merupakan kelompok seniman visual yang fokus pada pengalaman personal, emosi, dan dinamika kehidupan urban. Karya-karya mereka berfungsi sebagai arsip personal yang merekam perasaan, trauma, dan pertanyaan eksistensial. Dengan eksplorasi garis, bentuk, dan warna, MSG Collective menghadirkan praktik seni kontemporer yang menyoroti identitas, masalah hidup, dan kemungkinan transformasi pengalaman gelap menjadi sesuatu yang bermakna. Kolektif ini membawa perspektif yang reflektif dan emosional, sekaligus relevan dengan kehidupan kota modern.

Anggota:

    • Gani Gaber merupakan seniman dan desainer kreatif lulusan Desain Komunikasi Visual Trisakti University. Sejak 2017, ia aktif berpameran di berbagai galeri dan acara seni di Indonesia, termasuk pameran tunggal Me Voice (Trisakti University), Rupa-Rupa Molekul (2Madison Gallery), serta rutin berpartisipasi di Art Moments Jakarta bersama V&V Gallery.

    • Mivetboi merupakan seniman visual dari Jakarta yang merekam perasaan, pertanyaan, dan momen sehari-hari melalui garis, bentuk, dan warna. Karyanya mengajak penonton berhenti sejenak, merasakan, dan merenungkan cerita-cerita kecil yang kita bawa dalam diri.

    • Favian Ra merupakan seniman dan visual designer dari Jakarta yang karyanya menceritakan bagaimana pengalaman buruk dapat berubah menjadi sesuatu yang indah. Ia menekankan bahwa emosi, kesalahan, dan masalah adalah bagian dari kehidupan, dan cahaya hanya bisa hadir bersamaan dengan kegelapan tergantung cara kita menghadapinya.

    • Fildzayu merupakan seniman yang menciptakan karya puitis dan imajinatif, menangkap dunia yang terasa sepi namun penuh makna. Karyanya sering menampilkan momen-momen ganjil, seperti karnaval yang berputar tanpa henti, lanskap yang berubah, dan figur misterius, mengajak penonton merenungkan hal-hal yang hilang dan tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari.

    • Toxicmotel merupakan seniman visual yang menggabungkan estetika psychedelia, surealisme, dan glitch digital. Lukisan akriliknya menampilkan warna berani, citra mimpi, dan distorsi digital, menawarkan pengalaman visual imersif sekaligus menantang persepsi penonton.

    • Hagatara merupakan fotografer freelance yang berbasis di Jakarta. Lulusan Fotografi dari RMIT University, Melbourne (2010), karyanya mengeksplorasi sifat realitas yang terus berubah, menelusuri ketidakkekalan persepsi, dan ketegangan halus antara apa yang terlihat dan apa yang dirasakan.

[{"variant_id":"51330692940093" , "metafield_value":""}]

KAMI BELAJAR UTUH DENGAN CARA BERPISAH

Rp 7.500.000