This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Cart 0

Congratulations! Your order qualifies for free shipping You are Rp 200 away from free shipping.
No more products available for purchase

Products
Pair with
Is this a gift?
Subtotal Free
Shipping, taxes, and discount codes are calculated at checkout

MEMORY DISRUPTION #02


SKU: ART-ESE-07056011594
Rp 30.000.000

TENTANG KARYA:

Judul Karya: Memory Disruption #02
Ukuran: 80 x 56 cm
Media: Overpainting Acrylic & Ultra Chrome Print on Canvas
Seniman: Deden Hendan Durahman (Grup eSeR93)

Deskripsi:
Karya ini mengeksplorasi memori kolektif Angkatan 1993 Fakultas Seni Rupa ITB, yang terbentuk melalui pengalaman berteman, belajar, dan berkarya bersama. Memori tidak hanya hadir sebagai nostalgia pribadi, tetapi juga sebagai ingatan bersama yang terus bertransformasi. Di era teknologi, memori berpindah ke medium eksternal seperti AI, yang mereproduksi sekaligus mendistorsi ingatan. Secara visual, karya ini menggabungkan fotografi UltraChrome sebagai arsip memori dengan overpainting akrilik yang menandai pengalaman subjektif manusia, menciptakan tumpang tindih citra yang menjadi metafora memori modern: berlapis, terfragmentasi, dan terus berubah.


Description:
This artwork explores the collective memory of the 1993 cohort of the Faculty of Fine Arts at ITB, shaped through shared experiences of friendship, learning, and creating together. Memory appears not only as personal nostalgia but also as a communal recollection that continues to transform. In the technological era, memory shifts to external mediums such as AI, which both reproduces and distorts it. Visually, the artwork combines UltraChrome photography as an archival record of memory with acrylic overpainting that marks human subjective experience, creating overlapping images that serve as a metaphor for modern memory: layered, fragmented, and ever-changing.

 

TENTANG SENIMAN:

eSeR93 (Bandung, Tangerang)
Dibentuk pada tahun 1993, eSeR93 lahir dari pengalaman bersama para seniman dan desainer semasa kuliah di ITB. Selama bertahun-tahun, kolektif ini mengeksplorasi musik, tari, dan pameran seni sebagai bagian dari proses menemukan jati diri. eSeR93 menekankan semangat kebersamaan sekaligus menghargai passion individu, dan terus berkarya melalui pameran serta lelang karya. Karya mereka mencerminkan pengalaman hidup yang beragam dan energi kreatif yang terjaga dari masa kuliah hingga kini, menjadikannya kolektif yang konsisten menghubungkan praktik seni dengan perjalanan personal setiap anggotanya.

Anggota:

  • Deden Hendan Durahman merupakan seniman dan dosen ITB, lulusan Jerman, yang karya-karyanya telah dipamerkan secara internasional dan masuk dalam koleksi publik. Ia juga pendiri Intermedia Studio dan kini menjabat sebagai Direktur Bandung Photography Triennale.

  • Deny Murtiyono merupakan seniman patung lulusan Sarjana Seni Rupa, aktif berkarya sebelum tahun 2000, termasuk ikut dalam Trienal Jakarta II 1998 dan berbagai pameran galeri.

  • Dina Riyanti merupakan ilustrator yang fokus pada narasi visual dan seni buku bergambar. Lulusan Seni Grafis ITB dan Magister Ilustrasi Buku Anak di Cambridge School of Art ini mengembangkan praktik ilustrasi melalui risografi, cetakan manual, serta eksplorasi tekstur dan palet warna terbatas.

  • Feni Afiani merupakan seniman keramik lulusan FSRD ITB yang aktif berpameran sejak 2000, mendirikan Studio Bejana Keramik dan usaha custom bag Feniwho, serta terus berkarya dalam pameran seni kontemporer hingga 2025.

  • Heni Pujaswati merupakan Asisten Desainer Fashion dan seniman keramik yang aktif berpameran sejak 1994, termasuk di Gallery Soemardja, FSRD ITB, dan ISBI Bandung, serta terus berpartisipasi dalam pameran seni dan fashion hingga 2025.

  • Muhammad Yahya Hidayat merupakan desainer lulusan Sarjana Desain Produk ITB, pendiri Image Nation dan Desainer’s Syndicate, dengan pengalaman luas dalam desain produk, kemasan, stand pameran, sistem visual acara, branding, merchandise, dan furnitur.

  • Nino Puriando merupakan dosen FSRD ITENAS yang mengajar animasi, gambar, dan ilustrasi, serta berpengalaman mengerjakan proyek animasi untuk TV, film, dan serial seperti Keluarga Somat, Nussa, dan Rara.

  • Punjung Wratsongko merupakan animator dan editor yang juga mengerjakan motion graphic, video mapping untuk PON XIX Jawa Barat, art & props untuk musical theatre di Jakarta, serta proyek virtual gallery dan karya seni komersial.

  • Sandy Rismantojo merupakan Assistant Professor DKV di Universitas Kristen Maranatha, Bandung dengan gelar Doctor of Philosophy in Design Arts dari Silpakorn University, Bangkok. Ia aktif berpameran secara internasional dan nasional sejak 1996, dengan karya yang mencakup desain visual, fashion, dan komunikasi kreatif lintas disiplin.

  • Triyadi Guntur Wiratmo merupakan dosen Desain Komunikasi Visual di ITB yang berpengalaman dalam ilustrasi dan desain grafis untuk berbagai brand dan institusi, termasuk Pos Indonesia, Tempo, Freeport, dan Plaza Indonesia.

  • Veri Apriyatno merupakan seniman kontemporer Indonesia yang dikenal secara internasional sebagai ahli drawing hyper-realistic, pengarang buku tutorial drawing pensil, dan aktif menggelar pameran tunggal sejak 1998 di Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Bandung.

  • Yandi Prayudhi merupakan desainer interior dan pemilik Ilcasa Studio, dengan pengalaman profesional sejak 1995 sebagai dosen, interior designer, dan visual merchandiser di berbagai perusahaan serta universitas, termasuk UPH dan PT Graha Cipta Hadiprana.

[{"variant_id":"51332342907197" , "metafield_value":""}]

MEMORY DISRUPTION #02

Rp 30.000.000