This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Cart 0

Congratulations! Your order qualifies for free shipping You are Rp 200 away from free shipping.
No more products available for purchase

Products
Pair with
Is this a gift?
Subtotal Free
Shipping, taxes, and discount codes are calculated at checkout

PULANG KE RUMAH


SKU: ART-MSG-07056011565
Rp 5.000.000

TENTANG KARYA:

Judul Karya: Pulang Ke Rumah
Ukuran: 40 x 70 cm
Media: Acrylic On Canvas
Seniman: Mivetboi (Grup MSG Collective)

Deskripsi:
Karya “Pulang Ke Rumah” adalah refleksi visual tentang bagaimana ruang privat rumah menjadi pondasi bagi cara kita bergerak di dunia luar. Melalui komposisi abstrak-geometris, lukisan ini menunjukkan bahwa tindakan kita di dunia dewasa adalah proyeksi dari kondisi “rumah” yang kita huni, baik fisik maupun psikologis. Karya ini mengajak kita menyadari bahwa untuk memperbaiki tindakan di luar, kita perlu terlebih dahulu memperhatikan apa yang terjadi di dalam; dunia hanyalah panggung, rumah adalah naskah yang menentukan bagaimana peran itu dimainkan.

Description:
The artwork “Pulang Ke Rumah/Returning Home” is a visual reflection on how the private space of a home forms the foundation for how we navigate the outside world. Through an abstract-geometric composition, the painting illustrates that our actions in the adult world are projections of the “home” we inhabit, both physically and psychologically. The artwork invites us to realize that to improve our conduct in the outside world, we must first attend to what happens within; the world is merely the stage, and the home is the script that determines how the role is played.

 

TENTANG SENIMAN:

MSG Collective (Jakarta)
Dibentuk pada tahun 2022, MSG Collective merupakan kelompok seniman visual yang fokus pada pengalaman personal, emosi, dan dinamika kehidupan urban. Karya-karya mereka berfungsi sebagai arsip personal yang merekam perasaan, trauma, dan pertanyaan eksistensial. Dengan eksplorasi garis, bentuk, dan warna, MSG Collective menghadirkan praktik seni kontemporer yang menyoroti identitas, masalah hidup, dan kemungkinan transformasi pengalaman gelap menjadi sesuatu yang bermakna. Kolektif ini membawa perspektif yang reflektif dan emosional, sekaligus relevan dengan kehidupan kota modern.

Anggota:

    • Gani Gaber merupakan seniman dan desainer kreatif lulusan Desain Komunikasi Visual Trisakti University. Sejak 2017, ia aktif berpameran di berbagai galeri dan acara seni di Indonesia, termasuk pameran tunggal Me Voice (Trisakti University), Rupa-Rupa Molekul (2Madison Gallery), serta rutin berpartisipasi di Art Moments Jakarta bersama V&V Gallery.

    • Mivetboi merupakan seniman visual dari Jakarta yang merekam perasaan, pertanyaan, dan momen sehari-hari melalui garis, bentuk, dan warna. Karyanya mengajak penonton berhenti sejenak, merasakan, dan merenungkan cerita-cerita kecil yang kita bawa dalam diri.

    • Favian Ra merupakan seniman dan visual designer dari Jakarta yang karyanya menceritakan bagaimana pengalaman buruk dapat berubah menjadi sesuatu yang indah. Ia menekankan bahwa emosi, kesalahan, dan masalah adalah bagian dari kehidupan, dan cahaya hanya bisa hadir bersamaan dengan kegelapan tergantung cara kita menghadapinya.

    • Fildzayu merupakan seniman yang menciptakan karya puitis dan imajinatif, menangkap dunia yang terasa sepi namun penuh makna. Karyanya sering menampilkan momen-momen ganjil, seperti karnaval yang berputar tanpa henti, lanskap yang berubah, dan figur misterius, mengajak penonton merenungkan hal-hal yang hilang dan tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari.

    • Toxicmotel merupakan seniman visual yang menggabungkan estetika psychedelia, surealisme, dan glitch digital. Lukisan akriliknya menampilkan warna berani, citra mimpi, dan distorsi digital, menawarkan pengalaman visual imersif sekaligus menantang persepsi penonton.

    • Hagatara merupakan fotografer freelance yang berbasis di Jakarta. Lulusan Fotografi dari RMIT University, Melbourne (2010), karyanya mengeksplorasi sifat realitas yang terus berubah, menelusuri ketidakkekalan persepsi, dan ketegangan halus antara apa yang terlihat dan apa yang dirasakan.

[{"variant_id":"51330725216573" , "metafield_value":""}]

PULANG KE RUMAH

Rp 5.000.000