Chairs
- Description
TENTANG KARYA :
Judul Karya: Chairs
Ukuran Karya: 100 x 100 cm
Material: Acrylic On Canvas
Deskripsi:
Karya "Chairs" merupakan sebuah lukisan figuratif-ekspresif yang menampilkan objek kursi plastik hijau di atas sebuah sofa mewah. Melalui pendekatan warna yang kontras dan sapuan kuas yang emosional, karya ini menghadirkan Social Commentary tentang kesetaraan dan kepemimpinan. Kursi plastik sederhana di atas singgasana menggambarkan pesan bahwa siapa pun memiliki potensi untuk berada di posisi tertinggi. Sebagai representasi Contemporary Figurative Expressionism yang sarat makna, lukisan ini merupakan bagian dari koleksi Affordable Art Indonesia di 2madison Gallery, sebuah Art Gallery Indonesia yang berkomitmen mendukung Emerging Artist Asia potensial.
Description:
"Chairs" is a figurative-expressive artwork featuring a green plastic chair positioned atop a luxurious sofa. Through contrasting colors and emotional brushwork, the piece delivers a powerful Social Commentary on equality and leadership. The simple plastic chair on a throne-like seat conveys that the potential for greatness exists in everyone. This Contemporary Figurative Expressionism masterpiece is a highlight of Affordable Art Indonesia, exclusively curated at 2madison Gallery, a prominent Art Gallery Indonesia showcasing the brilliance of Emerging Artist Asia.
TENTANG SENIMAN :
Abdurrohman Wahid, seniman kelahiran Bekasi tahun 1989, menjalani kehidupan sebagai perupa sekaligus pegawai negeri sipil, dualisme peran yang turut memengaruhi proses dan hasil karyanya. Ia berkarya dalam ranah ambiguitas antara abstrak dan realisme, dengan penekanan pada struktur visual dan manajemen warna yang menyampaikan lebih dari sekadar tampilan kasatmata. Melalui pendekatan semiotika rasa, karyanya menghidupkan simbol dan mengajak audiens membangun makna dengan sikap berbaik sangka. Baginya, melukis adalah aktivitas sederhana layaknya bermain, namun tetap menghargai proses personal dalam menikmati karya seni. Ia meyakini bahwa setiap karya memiliki kekhasannya sendiri, dan upaya menggeneralisasi seni justru bisa menjauhkan dari maksud penciptaannya, keyakinan yang mendorongnya terus mengeksplorasi komposisi lambang, tanda, dan simbol.
Exhibition:
2008
-
Pameran Permasaru, Langkahku Pertamaku - Kampus A Universitas Negeri Jakarta
2009
-
Pameran Art-up - Museum Bank Mandiri, Jakarta
2010
-
Pameran KKL - Kampus A Universitas Negeri Jakarta
2011
-
Pameran Project_or BASTRD - Pusat Kebudayaan Perancis, Jakarta
-
Pameran Rockmini#2 FUTURISICK - Kampus A Universitas Negeri Jakarta
2012
-
Pameran Indonesia tanpa diskriminasi - Pisa Kafe & Gallery, Jakarta
-
Pameran new artist project - Korea Culture Center Indonesia, Jakarta
-
Pameran ACT’s - Bentara Budaya Jakarta, Jakarta
2015
-
Pameran seni rupa karya mahasiswa Indonesia 2015 Nalar Sensasi Seni - Galeri Nasional Indonesia, Jakarta
-
Pameran dia.lock - Kandank jurank doank, Tangerang
-
Pameran paracetamol - Kampus A Universitas Negeri Jakarta
2016
-
Pameran Festival Toleransi - Spasial non-profit Space, Bandung
-
Pameran Karya Penciltic - Grand Indonesia, Jakarta
2018
-
Pameran Indonesia Painting Contest - NU gallery, Jakarta
-
Pameran Allthesmallthings2 - QUBICLE Center, Jakarta
-
Pameran Peringatan tahun ke-100 pergerakan 1 maret pemerintahan korea - Hotel Raffles, Jakarta
-
Pameran Art print Showcase - Batas Ruang, Garut
-
Pameran Archetype 3.0 - UNS, Surakarta
2020
-
BIMTEK Seni Rupa di Era Digital - KEMENPAREKRAF
-
Pameran Online Seni Rupa Wayang Se-Jawa barat RAMAYANA X MAHABHARATA –
-
Galeri Pusat Kebudayaan Jawa Barat
-
Pameran re-BUNG!!! - Thee Huiss Gallery, Bandung
-
Pameran online ARCHETYPE 4.0
-
Arisan Karya Ketiga - Museum MACAN
-
Pameran online Pameran Dari Rumah - Kemenparekraf
Chairs
- Related products
- Recently viewed