This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Cart 0

Congratulations! Your order qualifies for free shipping You are Rp 200 away from free shipping.
No more products available for purchase

Products
Pair with
Is this a gift?
Subtotal Free
Shipping, taxes, and discount codes are calculated at checkout
"Akhir Permainan" (2025) by 2madison. A large-scale 150x200cm Lowbrow Art Indonesia gallery painting on canvas. It depicts a weary yet relieved fisherman sitting on a massive catch of fish during sunset, wearing vibrant modern gear and blue headphones, representing the finest South East Asia gallery art in Jakarta.

AKHIR PERMAINAN


SKU: ART-DAH-07056011117
Rp 45.000.000

TENTANG KARYA :

Judul Karya: Akhir Permainan (2025)
Ukuran Karya: 150 x 200 cm
Material: Acrylic On Canvas

Deskripsi:
Karya ini menghadirkan sosok pemancing yang kembali dari perjuangan panjang, duduk di atas hasil tangkapan melimpah dengan tubuh letih namun hati lega. Warna-warna cerah, atribut modern, dan suasana senja menegaskan peralihan antara penutup hari dan awal baru, sebuah simbol bahwa setiap akhir sesungguhnya adalah permulaan bagi perjalanan berikutnya. Sebagai representasi Galeri Lowbrow Art Indonesia yang berani, lukisan ini merupakan salah satu koleksi unggulan di 2madison, sebuah Galeri Jakarta yang fokus pada narasi visual kontemporer di tingkat Galeri Asia Tenggara.

Description:
This artwork presents a fisherman returning from a long struggle, seated atop an abundant catch, his body weary, yet his heart at ease. Bright colors, modern elements, and the dusk setting emphasize the transition between the close of day and the beginning of something new, symbolizing that every ending is, in truth, the start of another journey. Curated by 2madison, this piece highlights the vibrant Lowbrow Art Indonesia gallery scene, establishing its place as a must-see in this Gallery Jakarta and a leading South East Asia gallery.


TENTANG SENIMAN :

Dadah Subagja lahir pada tahun 1972 di Tasikmalaya. Setelah lulus SMP, ia melanjutkan pendidikan di SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa) Yogyakarta pada tahun 1989. Saat ini, ia menetap di Yogyakarta. Dadah merupakan perupa yang aktif berkarya dan terlibat dalam sejumlah pameran.

Exhibition: 

2025

  • Pameran lukisan kembang jati 

  • Pameran  di hotel Aveeta

  • ⁠Pameran Gemah Ripah 2 di Padepokan Seni Bagong Kusudiharjo 

  • ⁠Pameran illuminated 2 di gallery  Madison 

  • Pameran di Suwung Art gallery

2024

  • Pameran Multiplicities di Yogya

  • ⁠Pameran  pawiyatan di Kumpeni Cafe 

  • Pameran Wiwitan Poso  ke 2 di Polda DIY

  • Pameran UUK ke 2 di Sonobudoyo Yogyakarta

2023 

  • Pameran di Pendopo Art Space ..Representasi Pahlawan Nasional

  • pameran Go Pageto di Kumpeni kafe

  • Pameran wiwitan poso di Polda DIY

  • Pameran UUK Keistimewaan Yogyakarta di museum Sonobudoyo


Artikel Seniman :

Menangkap Waktu, Menanam Harapan: Jejak Artistik Dadah Subagja

[{"variant_id":"50754891252029" , "metafield_value":""}]

AKHIR PERMAINAN

Rp 45.000.000