HUTAN PINUS

Rp 11.000.000
SKU: ART-RKM-0001426389

Tentang Seniman

Rakhmi adalah seorang Arsitek Lanskap yang memiliki hobi dan ketertarikan pada lingkungan dan alam. Hamparan pemandangan (lanskap) selalu menginspirasinya untuk berkarya. Bagi sang seniman penggunaan medium benang, kain perca dan menjadikannya sebuah karya, memiliki tantangan tersendiri. Isu lingkungan juga menjadi perhatiaannya, kain perca (mengumpulkan dari para penjahit di sekitar tempat tinggalnya) yang ia gunakan adalah sebuah bentuk kepeduliannya untuk memanfaatkan medium yang dapat diberdaya-fungsikan, mengolah limbah kain agar memiliki kepanjangan waktu fungsionalnya.

Perjalanan awal pembuatan karya menggunakan medium benang dan kain ini dimulai pada tahun 2015, dari sebuah acara kesenian dadakan berjudul APA (ARL Punya Acara) yang digalang bersama teman-teman sejurusannya di departemen Arsitektur Lanskap. Karya pertamanya berupa instalasi benang yang diberi pewarna dan diikat membentuk jaring laba-laba raksasa lalu dipasang di salah satu node masuk area kampus. Dan ketertarikannya pada kain perca dan baju bekas muncul ketika ia pergi ke pameran Slow Fashion LAB di Jakarta pada tahun 2017. Ada perasaan bersalah ketika tahu bahwa untuk menggunakan pakaian yang ia kenakan perlu melalui banyak proses yang mencemari lingkungan. Melihat kain perca dan pakaian bekas dibuang begitu saja membuatnya merasa terusik, ada keinginan agar kain-kain tersebut tidak tambah merusak lingkungan. Walau tidak terlihat signifikan, ia memulainya dari benda-benda di sekelilingnya

Dalam proses kreatifitasnya Rakhmi memanfaatkan akses teknologi untuk mempelajari secara autodidak berbagai macam teknik menjahit seperti crocheting, knitting, weaving, macramé, latch hook, pewarnaan kain, dan sulam. Ia mempelajarinya dari sebuah situs berbagi video, Youtube. Salah satu yang masih menjadi mimpinya adalah mempelajari teknik tenun tradisional, sang perupa ingin terus bereksplorasi dan mengulik berbagai teknik yang sudah ada.

 

Tentang Karya

Judul          : Hutan Pinus

Ukuran        : 100 x 100cm

Media          : Benang dan kain perca di atas kanvas

Tahun         : 2021

 

Penemuan bisa terjadi pada keseharian yang terkesan biasa dan di tempat-tempat yang sering aku lalui. Hal ini aku alami ketika sedang belajar motor. Jalur hutan pinus dan jalur perkebunan teh merupakan dua jalur langgananku ketika belajar motor. Bukan hanya karena kondisi jalan yang sepi, tapi juga pemandangan yang disuguhkan membuatku merasa sedang bermain-main dan bukan belajar motor.

Aku sering berhenti di tempat acak dan menemukan hal-hal yang tak terduga atau hal biasa yang kadang terlewati begitu saja. Beberapa hal yang aku ingat ketika sedang belajar motor adalah pertemuanku dengan seekor elang yang terbang begitu dekat, melihat pohon Cangkring sedang berbunga serentak, menikmati semburat cahaya matahari yang timbul tenggelam di antara jajaran hutan pinus, dan hamparan perkebunan teh yang berpangkal di sebuah kaki gunung.

Penemuan dan pertemuan yang terjadi, yang besar maupun kecil, patut dirayakan dan disyukuri. Penemuan yang tidak dicari menjadi penyulut semangat, pertemuan yang tidak ditunggu menjadi kejutan menyenangkan. Hal-hal yang terdengar biasa, jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda, akan memberi kebahagiaan kecil.

 Peta merupakan salah satu cara mengkomunikasikan informasi ruang ke dalam bentuk dua dimensi dan sering sekali digunakan dalam profesinya sebagai arsitek lanskap. Walau begitu, peta bukan gambaran nyata yang bisa kita pahami begitu saja tanpa kita juga berinteraksi dengan tempat yang dipetakan tersebut. Peta dan perjalanan yang ia lalui saling melengkapi karena diambil dari berbagai sudut pandang yang berbeda, melihat secara meluas dan mendetail. Apa yang tidak bisa ia temukan ketika berjalan-jalan langsung dapat ia lihat pada peta, begitu pun sebaliknya. Cerita karya ini mempertemukan kecintaannya terhadap seni dan profesinya sebagai arsitek lanskap.

Karya ini menggunakan teknik menjahit manual jarum dan benang dengan peta yang tergambar merupakan hasil olah data dari Google Earth.

 

Kegiatan Berkesenian

 

2015

ARL Punya Acara (APA) - Bogor

 

2016

ARL Punya Acara (APA) - Bogor

 

2019

Art of Orang Utan - Yogyakarta

1 Dekade CASA Indonesia - Jakarta

 

2020

LUNGSPACE, Pameran tentang penyintas TBC - Jakarta

 

2021

2Madison 1X1 Exhibiton - Jakarta

Customer Reviews

No reviews yet
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)