Kembali Ke Selatan

Rp 10.000.000
SKU: ART-WAK-0001475772
Size: 100 x 100 cm
Material: Cat Akrilik dan Cat Minyak pada Kanvas
Year: 2021

Tentang karya:

Melalui karya ini, penyadaran kita atas ruang saya coba munculkan sebagai tanda bahwa kesadaran masyarakat pada masa dahulu lebih banyak menggunakan orientasi ruang sebagai orientasi kehidupan. Begitu pula yg dilakukan oleh masyarakat Sasak dahulu. Bagi mereka (masyarakat Sasak) selatan merupakan hilir, dan Utara dimana Rinjani berada sebagai hulu. Penggunaan objek perbukitan Lombok selatan dengan latar pantai sebagai penanda ruang tersebut. Mandalika sebagai sebuah folklore juga merupakan penanda akan hilir dimana pada Rinjani dengan cerita Puteri Anjani nya sebagai hulu. Objek burung walet sebagai satu-satunya burung yg sarangnya selain bermanfaat untuk dirinya dan anak-anaknya juga dapat dimanfaatkan oleh manusia merupakan hentakan bagi kita untuk belajar kembali bagaimana menata ruang hidup (sarang), dimana sama kita ketahui saat ini pantai selatan pulau Lombok merupakan kawasan ekonomi eksklusif yg tentu saja sangat berpotensi besar untuk kemaslahatan banyak orang.

Tentang Seniman:

Seniman kelahiran Lombok, Nusa Tenggara Barat yang saat ini tinggal dan menetap di Yogyakarta. Sejak tahun 2009 aktif berkesenian dan mengikuti berbagai macam pameran. Awal tahun 2013 ia mulai memfokuskan diri pada isu-isu lokalitas sebagai ladang subur ide penciptaan karya seninya yang kemudian ia wujudkan  baik berupa seni lukis maupun instalasi disamping juga merespon isu-isu yg berkembang saat ini.  

Baginya kebudayaan masyarakat tradisi baik yg berupa artefak maupun maintefak khususnya pada masyarakat Sasak (suku asli pulau Lombok) sebagai konsentrasi utamanya adalah sesuatu yang sangat menarik, karena ia meyakini isu-isu lokalitas sangat penting untuk dapat diperbincangkan ulang sebagai sebuah kekayaan intelektual yang harus dijaga dan dikembangkan.

Dalam keyakinannya, isu-isu lokalitas bukan hanya dapat digarap dengan gaya-gaya seni yang  bersifat tradisional, namun  dapat dikemas dan diangkat ke permukaan sebagai sesuatu yang sangat kontekstual dengan mengkombinasikan antara seni yang bersifat tradisional dengan seni yang sedang berkembang saat ini, baik yang bersifat modern maupun kontemporer.

Customer Reviews

No reviews yet
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)