This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Cart 0

Congratulations! Your order qualifies for free shipping You are Rp 200 away from free shipping.
No more products available for purchase

Products
Pair with
Is this a gift?
Subtotal Free
Shipping, taxes, and discount codes are calculated at checkout
A Neo-Expressionism Art acrylic painting titled "Bukan Kompetisi" by Dadah Subagja at Gallery Indonesia. This Contemporary art Jakarta piece by an Emerging artist depicts collaborative figures symbolizing unity in diversity.

BUKAN KOMPETISI


SKU: ART-CJM-DAH-07056011900
Rp 28,000,000

TENTANG KARYA:

Judul Karya: Bukan Kompetisi
Ukuran: 150 x 130 cm
Media: Acrylic On Canvas
Seniman: Dadah Subagja


Deskripsi:
Karya ini menggambarkan keberhasilan sebagai hasil dari kesadaran bahwa perbedaan dalam ideal, visi, maupun kepentingan dapat menjadi kekuatan ketika disatukan. Sosok-sosok yang saling bertumpu merepresentasikan proses kolaborasi yang penuh dinamika, sementara objek-objek di atasnya menggambarkan ambisi dan tujuan yang ingin dicapai.

Melalui perpaduan bentuk yang ekspresif dan emosional, karya ini menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya terletak pada hasil akhir, tetapi juga pada kemampuan untuk memahami, menerima, dan menyatukan perbedaan demi mencapai tujuan bersama. Pendekatan Seni Neo-Ekspresionisme memperkuat gagasan tersebut melalui bahasa visual yang berani dan penuh energi.

Description:

This artwork portrays success as the realization that differences in ideals, visions, and interests can become a strength when brought together. The stacked figures represent a dynamic collaborative process, while the objects above them symbolize the ambitions and goals striving to be achieved.

This artwork also embodies the spirit of Neo-Expressionism through its bold and emotional visual expression, positioning it within the landscape of Gallery Indonesia and Contemporary Art Jakarta. As a work by an emerging artist, it demonstrates how personal expression can intersect with collective issues in today’s art 

TENTANG SENIMAN :

Dadah Subagja lahir pada tahun 1972 di Tasikmalaya. Setelah lulus SMP, ia melanjutkan pendidikan di SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa) Yogyakarta pada tahun 1989. Saat ini, ia menetap di Yogyakarta. Dadah merupakan perupa yang aktif berkarya dan terlibat dalam sejumlah pameran.

Exhibition: 

2025

  • Pameran lukisan kembang jati 

  • Pameran  di hotel Aveeta

  • ⁠Pameran Gemah Ripah 2 di Padepokan Seni Bagong Kusudiharjo 

  • ⁠Pameran illuminated 2 di gallery  Madison 

  • Pameran di Suwung Art gallery

2024

  • Pameran Multiplicities di Yogya

  • ⁠Pameran  pawiyatan di Kumpeni Cafe 

  • Pameran Wiwitan Poso  ke 2 di Polda DIY

  • Pameran UUK ke 2 di Sonobudoyo Yogyakarta

2023 

  • Pameran di Pendopo Art Space ..Representasi Pahlawan Nasional

  • pameran Go Pageto di Kumpeni kafe

  • Pameran wiwitan poso di Polda DIY

  • Pameran UUK Keistimewaan Yogyakarta di museum Sonobudoyo

[{"variant_id":"51581826236733" , "metafield_value":""}]

BUKAN KOMPETISI

Rp 28,000,000