GR.ESS.02 - Sensation

Rp 9.000.000
SKU: ART-NMM-0001475770
Size: 100 x 100 cm
Year: 2021
Material: Akrilik pada kanvas

Tentang Karya:

 "GR.ESS.02- Sensation ini merupakan karya seri kedua dari GR.ESS01-Back In Shape. Keduanya sama-sama representasi dari solidaritas antara manusia dengan alam. Pada karya ini kami menampilkan Green essentials dengan sensasi gerak tubuh dengan tempat yang memiliki ikatan personal yang sederhana. Namun sensasi gerak tubuh pada pengalaman mengenal, mengakses dan menyentuh ruang tentu saja memiliki lebih dari persepsi yang biasa. Persepsi yang bukan sekedar aktivitas fisik dengan lingkungan sekitar, namun juga terdapat proses yang penuh sensasi. Seperti yang dikatakan Filsuf fenomenologi Prancis bernama Morleau Ponty, menurutnya Persepsi tidak saja subjek mendengarkan suara, melihat sesuatu, menyentuh objek. Lebih dari itu, menurut Morleau Ponty mempersespsikan berarti memiliki kesadaran tentang kualitas yang diesensasikan.


Sama dengan karya pertama pada karya ini kami juga memetaforkan respons kami pada bentuk-bentuk organis dan figure. Hanya pada karya kedua ini figure menjadi point of interest. Esensi Hijau yang kedua ini berlatar di sebuah tempat dengan kolam berwarna biru, dimana pada karya ini lebih banyak melibatkan gerak tubuh sebagai objek persepsi. Warna cream cerah sebagai background dengan garis grid yang bermakna batasan yang terkadang kita tidak seimbang dalam menyerap segala gerak alam maka seperti Morleau Ponty perespsi tidak sekedar kesadaran melainkan tentang kulaitas yang disensasikan."

 

Tentang Seniman:

 N M % merupakan kolektif seni yang mulai aktif berpameran sejak 2014, berdiri sendiri karena kami adalah sahabat baik saat kuliah S1 Seni Murni di ISI Yogyakarta. Setelah fakum pameran kolektif karena satu dan dua hal, di era pandemi ini kami kembali berkarya untuk merespons berbagai kegelisahan kami yang sudah tak terbendung lagi.

Kami fokus pada konsep Ekopsikologi Psikiatri positif antara relasi manusia dengan alam, seperti Topophilia dan Philia lainnnya. Kami mengejawantahkan emosi positif melalui karya kolektif yang penuh warna. Karya-karya kami secara pribadi sangat berlawanan secara gaya dan bentuk, namun kami memiliki frekuensi sama untuk hal warna dan ide penciptaan. Bukan semata- mata kami berkarya hanya untuk memberi makan ego, tetapi disini kami jadikan karya sebagai senjata interfensi dalam merespons krisis iklim hari ini.

Melalui karya kolektif tidak ada salahnya kami interpretasikan pesan-pesan positif untuk masa depan bumi yang lebih baik. Karena setiap orang termasuk seniman, memiliki hak untuk berkontribusi dalam climate strike meskipun dirinya bukan ahli di bidang eksak. Seni hari ini adalah saling membantu satu sama lain, berkolektif. Pameran kolektif pertama kami adalah pada pameran seleksi Lupa Rupa di Jogja National Museum pada tahun 2014 yang berjudul “Eroded” yang merespons masifnya modernisasi di Yogyakarta. Kemudian pameran pertama kami di tahun 2020 ini adalah pameran tunggal NM% yang di dukung oleh Jogja Art Week dan Dinas Kebudayaan Yogykarta yang menyeleggarakan seleksi proposal pameran tunggal bagi 20 seniman muda di Yogykarta September lalu. NM% terpilih untuk berpameran tunggal yang bertempat di Poison Art Dealer selama 7 hari dengan memamerkan empat karya lukis dan satu karya instalasi.

Pameran tunggal pertama kami berjudul “Garden Lab. : Batas Kesenangan” yang berlangsung pada 3 – 10 November 2020. Diluar kolektif NM% kami juga aktif berkarya secara individu, pameran terakhir yang diikuti oleh Fatmala adalah Covid-19 Creativity Virtual Exhibition Group by Huntington Beach Center, California dan Nani juga mengikuti pameran seleksi pertamanya dimasa pandemic bersama Fatmala dan 5 seniman lainnya dari Indonesia di ASYAAF Hidden Artist Festival by Gallery LVS, Hongik Museum of Art, Hongik University, Southern Korea.

 

Customer Reviews

No reviews yet
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)