GR.ESS.01 - Back In Shape

Rp 9.000.000
SKU: ART-NMM-0001475769
Size: 100 x 100 cm
Year: 2021
Material: Akrilik pada kanvas

Tentang karya:

Tubuh sebagai tempat berdiamnya hasrat dan pengetahuan tidak lantas menjadikan hasrat sebagai keburtuhan tubuh. Terkait dengan hal ini, kami memilih untuk melihat kembali hal hal esensial yang karya ini secara detil melihat keterhubungan secara langsung dan bagaimana keduanya berpengaruh pada keseimbangan ekologi. Dalam karya ini kami memetaforkan respons kami pada bentuk-bentuk organis dan figure yang selaras dengan warna cerah.

GR.ESS sendiri diambil dari kata GREEN dan ESSENTIALS yang artinya HIjau dan Esensi. Esensi HIjau yang dibutuhkan setiap manusia pada kehidupan ini sangatlah berbeda-beda namun tepatnya memilki kebutuhan yang sama kompleksnya. Back In Shape adalah hasil dari respons pada karya ini yaitu kembali bugar. Dengan segala hubungan ekologi yang seimbang dengan alam maka akan mempengaruhi bagaimana hati dan pikiran dalam bersolidaritas.


Pada proses perwujudan karya ini kami melakukan beberapa perjalanan singkat ke beberapa tempat yang ingin kami kunjungi, yaitu tempat-tempat hijau di daerah Bantul Yogyakarta. Karena tempat adalah sebuah titik temu segala bentuk memori yang menjadi pemicu ide penciptaan ini. Beberapa referensi seperti warna dan bentuk keruangan kami juga dapatkan dari alam dan sebagiannya dari benda-benda keseharian yang kami temui. Warna Biru dan Hijau menjadi warna utama pada background dan hanya ada tiga figure pada karya ini.

 

Tentang Seniman:

N M % merupakan kolektif seni yang mulai aktif berpameran sejak 2014, berdiri sendiri karena kami adalah sahabat baik saat kuliah S1 Seni Murni di ISI Yogyakarta. Setelah fakum pameran kolektif karena satu dan dua hal, di era pandemi ini kami kembali berkarya untuk merespons berbagai kegelisahan kami yang sudah tak terbendung lagi.

Kami fokus pada konsep Ekopsikologi Psikiatri positif antara relasi manusia dengan alam, seperti Topophilia dan Philia lainnnya. Kami mengejawantahkan emosi positif melalui karya kolektif yang penuh warna. Karya-karya kami secara pribadi sangat berlawanan secara gaya dan bentuk, namun kami memiliki frekuensi sama untuk hal warna dan ide penciptaan. Bukan semata- mata kami berkarya hanya untuk memberi makan ego, tetapi disini kami jadikan karya sebagai senjata interfensi dalam merespons krisis iklim hari ini.

Melalui karya kolektif tidak ada salahnya kami interpretasikan pesan-pesan positif untuk masa depan bumi yang lebih baik. Karena setiap orang termasuk seniman, memiliki hak untuk berkontribusi dalam climate strike meskipun dirinya bukan ahli di bidang eksak. Seni hari ini adalah saling membantu satu sama lain, berkolektif. Pameran kolektif pertama kami adalah pada pameran seleksi Lupa Rupa di Jogja National Museum pada tahun 2014 yang berjudul “Eroded” yang merespons masifnya modernisasi di Yogyakarta. Kemudian pameran pertama kami di tahun 2020 ini adalah pameran tunggal NM% yang di dukung oleh Jogja Art Week dan Dinas Kebudayaan Yogykarta yang menyeleggarakan seleksi proposal pameran tunggal bagi 20 seniman muda di Yogykarta September lalu. NM% terpilih untuk berpameran tunggal yang bertempat di Poison Art Dealer selama 7 hari dengan memamerkan empat karya lukis dan satu karya instalasi.

Pameran tunggal pertama kami berjudul “Garden Lab. : Batas Kesenangan” yang berlangsung pada 3 – 10 November 2020. Diluar kolektif NM% kami juga aktif berkarya secara individu, pameran terakhir yang diikuti oleh Fatmala adalah Covid-19 Creativity Virtual Exhibition Group by Huntington Beach Center, California dan Nani juga mengikuti pameran seleksi pertamanya dimasa pandemic bersama Fatmala dan 5 seniman lainnya dari Indonesia di ASYAAF Hidden Artist Festival by Gallery LVS, Hongik Museum of Art, Hongik University, Southern Korea.

 

Customer Reviews

No reviews yet
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)
0%
(0)