This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Cart 0

Congratulations! Your order qualifies for free shipping You are Rp 200 away from free shipping.
No more products available for purchase

Products
Pair with
Is this a gift?
Subtotal Free
Shipping, taxes, and discount codes are calculated at checkout

PULCHRA NOX


SKU: ART-TRI-00016012547
Rp 27,000,000

TENTANG KARYA:

Judul Karya: Pulchra Nox (2026)
Ukuran: 100 X 140 Cm
Media: Acrilyc On Canvas
Nama Seniman: Tri Pamuji Wikanto (Tri Pandrong)

Deskripsi:

Ketiga karya ini mengangkat tentang keindahan yang dapat dirasakan setiap orang melalui kepuasan, keteguhan, dan harapan. Matahari yang bersinar terang menjadi simbol penerang langkah kehidupan dan awal hari yang cerah, sementara malam yang indah menggambarkan tercapainya mimpi hari ini dan harapan untuk menyambut hari esok. Ketiga karya ini juga memuat tekstur yang terinspirasi dari Medali Santo Benediktus serta kaligrafi doa Bapa Kami. Unsur doa dalam karya menjadi simbol harapan akan keselamatan, keberkahan, dan kesejahteraan.

Description:

These three artworks explore beauty as something that can be experienced by everyone through fulfillment, perseverance, and hope. The brightly shining sun symbolizes a light that guides the journey of life and the beginning of a bright day, while the beautiful night represents the fulfillment of today’s dreams and hope for the day ahead. The three artworks also feature textures inspired by the Medal of Saint Benedict and calligraphic elements from the Lord’s Prayer. The prayerful elements in these works symbolize hope for safety, blessings, and well-being.


TENTANG SENIMAN:


Tri Pamuji Wikanto, dikenal juga dengan nama Tri Pandrong, adalah seorang seniman lulusan Program Studi Seni Lukis, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada tahun 2009.  Sejak akhir tahun 2005, Tri mulai mengeksplorasi teknik digital dalam praktik seninya. Pada tahun 2011, ia mulai bereksperimen dengan penggunaan fosfor dan efek cahaya UV, menciptakan pengalaman visual yang unik dan imersif.

Ketertarikannya terhadap efek mimetik dari teknologi digital menjadi salah satu pencapaian artistiknya, terutama dalam pencarian posisi "di antara" antara yang realis dan yang abstrak, antara yang bisa dilihat dan yang bisa dirasa. Tri Pandrong pernah menjalani residensi seni di Belgia (2015) dan Korea Selatan (2016), serta telah menggelar tiga pameran tunggal di Jakarta (2009), Yogyakarta (2012), dan Melbourne (2014).

 

 

[{"variant_id":"53125340397885" , "metafield_value":""}]

PULCHRA NOX

Rp 27,000,000