This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Use coupon code WELCOME10 for 10% off your first order.

Cart 0

Congratulations! Your order qualifies for free shipping You are Rp 200 away from free shipping.
No more products available for purchase

Products
Pair with
Is this a gift?
Subtotal Free
Shipping, taxes, and discount codes are calculated at checkout

SI PESOLEK DAN SI BIJAKSANA


SKU: ART-MTR-00016012551
Rp 25,000,000

TENTANG KARYA:

Judul Karya: Si Pesolek Dan Si Bijaksana (2024)
Ukuran: 120 x 160 cm
Media: Acrylic On Folded Canvas (Kanvas Tidak Bisa Dilepas Dari Spanram)
Nama Seniman: Muhammad Tongga Reja Darwis

Deskripsi:

Karya ini terinspirasi dari karakter Semar dalam wayang yang melambangkan sosok pengasuh dan penuntun pada pengendalian diri serta budi pekerti luhur. Sementara itu, burung Kepodang atau “burung pesolek” menjadi simbol kebersihan diri, menyucikan hati, dan meninggalkan keburukan. Perpaduan siluet Semar dan motif Kepodang menggambarkan keseimbangan antara keinginan untuk bersinar dan menunjukkan pencapaian diri dengan sikap menahan diri dan tetap membumi. Pada akhirnya, karya ini bercerita tentang dua karakter berbeda dalam sebuah pasangan yang memilih berjalan beriringan untuk mencapai keharmonisan hidup.

Description:

This artwork is inspired by Semar, a character from Indonesian wayang who represents a caring and guiding figure, teaching self-control and noble character. Meanwhile, the Kepodang bird, also known as the “dandy bird,” symbolizes personal cleanliness, purification of the heart, and leaving behind negative qualities. The combination of Semar’s silhouette and the Kepodang motif represents the balance between the desire to shine and express one’s achievements, and the ability to remain humble and grounded. Ultimately, the artwork tells the story of two different characters in a relationship who choose to walk side by side in pursuit of harmony in life.


TENTANG SENIMAN:

Muhammad Tongga Reja Darwis (Jakarta Timur), lahir di Jakarta pada 25 Oktober 1981, merupakan seniman yang aktif berkarya dan telah mengikuti berbagai pameran seni rupa sejak 2005. Perjalanan berkeseninya ditandai dengan partisipasi dalam sejumlah pameran di Jakarta, Yogyakarta, dan Bali, termasuk pameran Aku Bermain Maka Aku Ada di National Gallery of Indonesia pada 2005 sebagai perwakilan Institut Kesenian Jakarta dalam program seleksi mahasiswa seni rupa Indonesia. Ia juga menjadi finalis Harpers Bazaar Art Award 2010 yang diselenggarakan di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, serta berpartisipasi dalam berbagai pameran seperti Dunia Jiwa, Hold Position, Recognition, dan C.H.A.N.C.E. Pada 2024, ia kembali terlibat dalam pameran Seni Rupa Jakarta Nusantara di Art:1 New Museum, Jakarta. Konsistensinya dalam mengikuti berbagai pameran selama hampir dua dekade menunjukkan keberlanjutan kiprahnya dalam dunia seni rupa.

Riwayat Pameran:

2005

  • Pameran “13+”, Galeri Cipta I, T.I.M., November 2005, Jakarta.

  • Mewakili Institut Kesenian Jakarta dalam pameran “Aku bermain maka Aku ada” di The National Gallery of Indonesia, September 2005, Jakarta.

2008

  • Pameran “Hold Position”, Galeri Milenium, Januari 2008, Jakarta.

  • Pameran “Dunia Jiwa (The World of Soul)”, Galeri Biasa, April 2007, Yogyakarta.

  • Pameran “Menjelajah Bentuk (Exploring Shapes)”, Galeri Cipta I, T.I.M., Januari 2006, Jakarta.

2010

  • “1001 Inspiration Design Festival 2010”, Participant, Central Park Jakarta.

  • Pameran “Recognition”, Galeri Ars Longa, Yogyakarta.

  • “Harpers Bazaar Art Award 2010”, Finalist Exhibition, Ballroom 1 & 2, The Ritz Carlton Jakarta, Pacific Place.

  • Pameran di VanessaArtlink, Agustus 2010.

2011

  • Pameran “C.H.A.N.C.E”, SIKA Gallery, Bali.

2024

  • Pameran “Seni Rupa Jakarta Nusantara”, sebagai kolaborator Novi Yuniarti, Art 1 New Museum, Jakarta.

[{"variant_id":"53125736431933" , "metafield_value":""}]

SI PESOLEK DAN SI BIJAKSANA

Rp 25,000,000