SILENT RESONANCE
- Description
TENTANG KARYA:
Judul Karya: Silent Resonance (2026)
Ukuran: 120 x 120 cm
Media: Acrylic On Canvas
Nama Seniman: Zulkarnaini Rustam (Padang)
Deskripsi:
Silent Resonance menggambarkan hubungan tak terlihat antara ruang, bentuk, dan keberadaan. Lingkaran yang saling berpotongan, bertumpuk, dan berjarak menunjukkan hubungan yang terus berubah. Karya ini mengajak kita memahami bahwa setiap keberadaan meninggalkan pengaruh, meskipun tidak selalu terlihat atau terdengar. Diam bukan berarti tanpa pengaruh, karena setiap hubungan meninggalkan gema.
Description:
Silent Resonance explores the invisible connections between space, form, and existence. The overlapping, intersecting, and spaced-out circles represent relationships that are constantly changing. This artwork invites us to understand that every presence leaves an impact, even when it cannot always be seen or heard. Silence does not mean the absence of influence, as every connection leaves an echo.
TENTANG SENIMAN:
Zulkarnaini Rustam, seniman asal Padang, Sumatera Barat, lahir pada 1 Januari 1969. Ia dikenal melalui eksplorasi visual yang mengangkat konsep perspektif dan ruang dalam bentuk karya seni rupa abstrak-geometris. Pada 1996, ia menyelesaikan pendidikan seni di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, yang menjadi landasan penting dalam perkembangan gaya dan pemikiran artistiknya. Dalam praktik berkaryanya, ia berfokus pada reinterpretasi ruang, teknologi, dan spiritualitas melalui sudut pandang yang khas, dengan menghadirkan keseimbangan antara kesederhanaan dan kompleksitas. Permainan warna, gelap-terang, serta garis-garis tajam menjadi elemen penting dalam membangun ilusi visual dan kedalaman pada karyanya, sekaligus menjadi medium untuk mengolah rasa dan emosi. Melalui karya-karyanya, ia merefleksikan optimisme, rasa syukur, serta upaya memahami hal-hal yang benar-benar penting dalam kehidupan, menemukan makna dan arah di tengah kompleksitas dunia.
Riwayat Pameran:
1993
-
“Seni Rupa Dies Natalis #IX ISI” — Yogyakarta.
-
“Festival Kesenian Yogyakarta #V” — Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
1994
-
“Pratisara Affandi Adikarya” — Purna Budaya, Yogyakarta.
-
“Pelukis Muda” — Purna Budaya, Yogyakarta.
-
“McDonald ASRI Prize” — Purna Budaya, Yogyakarta.
-
“Festival Kesenian Yogyakarta #VI” — Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
1995
-
“Pameran Keliling IAA #II” — Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya & Denpasar.
-
“Kelompok Spirit ’90” — Taman Budaya, Denpasar, Bali.
-
“Seni Rupa & Benda Islami” — Muktamar Muhammadiyah #43, Banda Aceh.
-
“Pekan Budaya Islam” — Universitas As-Syafi’iyah, Jakarta.
-
“Seni Rupa Kelompok Sakato #I” — Purna Budaya, Yogyakarta.
1996
-
“Dialog Dua Kota” — TIM, Jakarta.
-
“FKY #VII” — Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
1997
-
“IAA #IV” — Museum Agung Rai, Ubud, Bali dan Museum Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta.
-
“Syawalan” — Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
-
“Spirit ’90” — Purna Budaya, Yogyakarta.
-
“Festival Kesenian Yogyakarta #VIII” — Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
-
“Jambore Seni Rupa #II” — Galeri Pasar Seni Jaya Ancol, Jakarta.
-
“Seni Rupa Kelompok Sakato #II” — Purna Budaya, Yogyakarta.
1998
-
“Pameran Lukisan Finalis ASEAN Art Awards 1994–1997” — Mall Taman Anggrek, Jakarta.
-
“Indonesian Art Awards V” — Galeri Nasional, Jakarta.
1999
-
“Seni Rupa Sanggar Sakato III” — Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
-
“Beber Seni” — Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
2000
-
“20 Perupa Sumatera Barat” — Hotel Ciputra, Jakarta.
-
“Festival Seni Budaya Minang” — TIM, Jakarta.
-
“Indonesian Art Awards VII” — Galeri Nasional, Jakarta.
-
“Semangat Kebersamaan” — Kelompok Semoet #I, Purna Budaya, Yogyakarta.
2001
-
“Indonesian Art Awards VIII” — Galeri Nasional, Jakarta.
-
“DBD, DLD” — Galanggang Seni Sakato, Purna Budaya, Yogyakarta.
2002
-
“Festival Seni Budaya HUT Muhammadiyah” — Yogyakarta.
-
“Spirit ’90” — Taman Budaya, Yogyakarta.
-
“ASEAN Art Awards 2002” — Bali dan Jakarta.
2003
-
“Festival Seni Rupa Islam Nusantara” — Museum Istiqlal, Jakarta.
-
“Kelompok Sakato” — Gallery Langgeng, Magelang.
-
“Indofood Art Award” — Jakarta dan Bali.
2004
-
“Menimbang Tradisi” — Perupa Minang, Galeri Nasional, Jakarta.
2005
-
“Re-Reading Landschap” — Nadi Galeri, Jakarta.
-
“Open View” — Biasa Art Space, Denpasar, Bali.
-
“Rembulan Putih Indonesia Raya” — Forum Fuladonga #1 Happening Art, Taman Budaya, Sulawesi Tengah.
-
“The Survivors of Spirit” — FM Cafe, Yogyakarta.
2006
-
“An Approach to Indonesian Contemporary Art” — Biasa Art Space, Bali.
-
“The Gate: Pre Discourse” — Galeri Semar, Malang.
-
“Genta+” — Biasa Art Space, Denpasar, Bali.
-
“Indonesian Contemporary Art” — Langgeng Gallery, Magelang.
2007
-
“Art-Vertising” — Galeri Nasional, Jakarta.
-
“Sense of Balance” — IGA Gallery, Jakarta.
-
“Post Calligraphy” — Jogja Gallery, Yogyakarta.
-
“Common Grounds” — Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.
2008
-
“Manifesto” — Galeri Nasional, Jakarta.
-
“Lampu Merah” — Kelompok Semoet, IGA Gallery, Jakarta.
-
“4Leap” — Biasa Art Space, Denpasar, Bali.
-
“Indonesian Invasion” — SinSin Gallery, Hong Kong.
2009
-
“Exposigns” — Jogja Expo Center, Yogyakarta.
-
“Contemporary Islamic Art” — Ritz Carlton, Jakarta.
-
“Up and Hope” — D’peak Gallery, Jakarta.
-
“Borderless World” — Srisasanti-Taman Budaya, Yogyakarta.
-
“I Report, I Decide” — Tujuh Bintang Art Space, Yogyakarta.
2010
-
“Bakaba #1” — Jogja National Museum, Yogyakarta.
-
“Reflection of Megacities” — JAA, North Art Space, Jakarta.
-
“Jogja Memang Istimewa” — Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri, Yogyakarta.
-
“Sign & After” — Lawangwangi Art Space, Bandung.
-
“Hiperlinks” — Biasa Art Space, Denpasar, Bali.
2011
-
“City of West” — Green Artspace, Jakarta.
-
“Islamic Art Contemporary” — Galeri Nasional, Jakarta.
-
“Dusta Suci” — Santrian Gallery, Denpasar.
2012
-
“Bakaba #2, Antara Pintu dan Halaman” — Sangkring Art Space, Yogyakarta.
-
“Karya Sang Juara” — Galeri Nasional, Jakarta.
-
“Kembar Mayang” — Museum Widayat, Magelang.
-
“Festival Internasional Borobudur” — Museum Widayat, Magelang.
2013
-
“Emosi dan Rasa” — Go Art Space, Surabaya.
-
“UOB Painting of the Year 2013” — UOB Plaza, Jakarta.
2014
-
“Bakaba #3, Kini” — Sakato Art Community, Jogja Gallery, Yogyakarta.
2015
-
“Keajaiban Kecil” — Sicincinica.com, Nalarrupa, Yogyakarta.
-
“Bakaba #4, Randang dan Rendang” — Sakato Art Community, Jogja Gallery, Yogyakarta.
2016
-
“Sapiens Free” — OHD Museum, Magelang.
-
“Mandiri Sahabat Negeri, Mandiri Art Charity” — Grha Bimasena, Jakarta.
-
“Bakaba #5, Cadiak Pandai” — Sakato Art Community, Jogja Gallery, Yogyakarta.
-
“Gambar dan Alam Benda Lainnya” — MDTL, Yogyakarta.
2017
-
“Seni & Politik, Kepada Republik #3” — Lobby Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta.
-
“Indonesia” Bakaba #6 (SAC) — Jogja Gallery, Yogyakarta.
-
“Penanda” — Amaro Artist Space, Yogyakarta.
2018
-
“Zaman Now, Bakaba #7” (SAC) — Jogja Gallery, Yogyakarta.
-
“Bricolage” — d-gallery, Jakarta.
-
“6, Group Exhibition” — Art Central & Sinsin Fine Art, Hong Kong.
-
“Pause to Reflect” — Amaro Artist Space, Yogyakarta.
2019
-
“Bebas” (SAC) — Jogja Gallery, Yogyakarta.
2022
-
“Noise” Bakaba #8 (SAC) — Sarang Building II, Yogyakarta.
-
“Prokes” — Gedung Sekretariat Sakato, Yogyakarta.
-
“Alua jo Patuik” Tambo #5 — GOR Khatib Sulaiman, Padangpanjang.
2024
-
“MANTAGI RUPA” (SAC) — Sarang Building II, Yogyakarta.
-
“BALISTIK24” — Art Project RuangDalam Art House + Jogja Gallery.
-
“Diversity Chapter #3” — Teh Villa Gallery, Surabaya.
2025
-
“GTJB” (SAC) — OHD Museum, Magelang.
-
“Art Jakarta Garden” — Hutan Kota by Plataran, Jakarta.
2026
-
“Art Jakarta Garden” — Hutan Kota by Plataran, Jakarta.
SILENT RESONANCE
- Related products
- Recently viewed